Jumat, 07 Juni 2013

MATAHARI DAN BULAN KESAYANGANKU

Salam hangat dariku, si bintang pengharap, si bintang jatuh yang dititipkan Tuhan untuk sepasang matahari dan bulanku yang cantik dan tampan. Mereka tidak bersinar dilangit yang luas itu, karena matahari dan bulan kesayanganku bersinar dan indah didalam rumahku yang kecil. Yang membuat rumah menjadi hangat setiap hari.


Mmm, aku ceritakan sedikit tentang aku... Yaa, aku bintang yang tidak cantik aku tidak menarik, aku juga tak bersinar terang karena aku hanya satu titik bintang yang bersinar karena bantuan sinar matahari dan bulanku. Aku bintang yang sangat bergantung dengan sinar matahari dan bulanku, sampai saat itu tiba !! Ketika aku benar-benar mencari sinarku sendirian, "matahari dan bulanku pergi", ketika matahari dan bulanku tak lagi membagi sinar terangnya padaku, "inilah aku bintang yang redup". :'(


Matahari dan bulanku bukan hal yang serasi tapi saling melengkapi. karena kamu tahu kan? Matahari dan bulan tidak bisa hidup berdampingan? Yaa... seperti matahari dan bulanku, aku tidak pernah kehilangan sinarnya, matahari dan bulanku, ketika malam atau pagi hari tiba mereka tetap menyinariku :) menyinari hidupku "si bintang redup" itu. Mereka matahari dan bulanku yang paling tampan dan cantik di dalam rumahku sebelum bertabrakan dan hancur :')
Matahari dan bulan hanya gambaranku tentang mereka, yang Tuhan titipkan cinta, rasa rindu dan menitipkan aku. Betapa aku sangat mengagumi mereka, memuja mereka "Orang yang menghadirkan aku kesini". Terima kasih :).


Matahariku itulah ayahku, pria yang tampan (mungkin kalau ada pemilihan ayah tertampan, aku pilih dia "matahariku"). Dia berkumis tebal, pemimpin yang hebat walau terkadang lupa mengecilkan suaranya didalam rumah lantas bersuara keras, berteriak dan berbicara agak mengancam padaku (mungkin matahariku lupa ini didalam rumah bukan tempatnya ia memimpin pasukan matahari) tapi matahariku bisa juga sangat kaku dan tak bisa berkata apa-apa dan menjadi tukang rengek lalu menangis, matahariku juga bisa menjadi kasar buatku, matahariku bisa berlaku seenaknya... membuat memar biru dibagian tubuhku atau menyekapku dalam ruang gelap itu berjam jam! tapi ia tetap menjadi matahariku yang paling tampan dan memberi warna di kehidupanku :') (I miss You Dad !)


Bulanku, itulah mamaku, wanita yang cantik, kurus kecil dan keibu-ibuan ia rela berkorban tapi juga pengkhayal yang hebat, bisa  menggambarkan keindahan pada suatu yang buruk. "imajinasi yang tinggi" tapi bulanku bisa sangat lemah, ia dikendalikan tapi tidak bisa mengendalikan :') (i love you Mom !)


"Bintang yang redup" itulah aku, aku sempat akan bersinar tapi sebelum matahari dan bulanku saling bertabrakan dan hancur!! Tidak sedikit pun matahari dan bulanku meninggalkan sedikit pantulan sinarnya untuk menyinariku. "Aku harus mencari sinarku sendiri", aku kehilangan arah aku kehilangan pegangan aku tumbang aku jatuh dan terperangkap dalam gelap aku harus kemana? pergi kemana dan untuk siapa? aku ingin enyahkan semua ingatan ku !  tentang semua hal! tentang semua kebahagiaan. Tentang semua mimpi dan harapan yang aku titipkan pada matahari dan bulanku, tentang rasa "bahagia" sebelum semuanya berubah seperti ini. sampai saat semuanya benar-benar berantakan. Aku pernah berhenti percaya Tuhan masih menyisakan keindahannya untukku ! :'(


Itu bermula karena matahari dan bulanku pergi saling menjauh, tidak bertegur sapa tidak melemparkan senyuman tidak berbagi kehangatan tidak berbagi kasih. Hanya menyinarkan kebenciannya saja. Berantakan dan yang aku lakukan "Hanya mengumpulkan serpihan itu" setidaknya serpihan itu masih memberikan sedikit sinarnya untuk menyinari harapanku. :')


Walaupun matahari dan bulanku berantakan, aku "si bintang redup" itu tetap mengagumi dan memuja mereka. Mereka mendewasakan aku memberikan banyak pembelajaran hidup.


Matahari dan bulanku terima kasih untuk waktu yang mempertemukan kita terima kasih untuk sinarnya yang aku kagumi terima kasih pernah memberikan harapan besar dan mimpi indah untukku. Aku mencintai matahari dan bulanku yang berantakan tapi menjadi kesayanganku.


Bintang kecilmu
Nissagitha

Kamis, 06 Juni 2013

RUDI 5 tahun tanpa motor

aku punya teman, Rudi. dia teknisi. kerja di bip. sudah berkeluarga. sekarang istrinya lagi hamil 7 bulan. dulu dia kerja di jakarta. karena perusahaan nya bangkrut dia nyari lagi. dan ya,, di bandung. bip lah.
oke, jadi aku juga baru tau kalau dia udah 5 taun ga bawa motor. buat kerja atau bepergian. bahkan sempat punya tapi di jual. dan dari rentang itu hanya 2 kali dia gunakan motor. dan itupun jatuh...

ternyata... 5 tahun yang lalu Rudi mengalami kecelakaan. Juga Ayahnya. saat itu Rudi mengantar ayahnya ke RSHS. sepulangnya dari rs ayahnya dia bonceng. pulang. tenang. padahal biasa saja. dia menggunakan motor dengan wajar. namun ada truk sialan yang ngebut nyalip dan entah gimana langsung menabrak mereka dari belakang.

saat itu rudi terpental keatas truk lalu jatuh. kondisinya lumayan parah. dan motornya tergilas. hancur... dan ayahnya

ayahnya meninggal tergilas truk itu. ah...

2 hari dirawat di rs rudi baru sadar. sadar kalau tangan kanannya luka. tak bisa gerak untuk beberapa bulan. sadar tak sadar dia masih hidup.
tapi ia rudi masih tak percaya kalau ayahnya sudah tiada. sudah ngga ada. ia melamun terdiam begitu saja...

waktu berjalan terus.
ada hujan ada panas ada angin yang kadang sangat kencang.
dan selama itu selama kurang lebih 5 tahun, rudi tak berani lagi mengendarai motor. pernah sih dua kesempatan. tapi itu pun jatuh dua-duanya.

sekarang rudi disini. di ruang edp. jadi bagian dari keluarga kecil di teamku. menjadi teknisi yang SBR.
dengan senyumnya yang khas dan kilasan dari kejadian masa lalunya. dia tetap tegar. dan meneruskan hidup ini. makanya aku dan teman-teman kerjaan yang lain udunan. buat beli kaos sbr. yang 'teu boga motor kajeun'.


Selasa, 28 Mei 2013

AKU DIBIKININ BLOG SAMA JAKA

Hm, jadi hari ini aku sengaja bolos ngaji bolos kerja dan bolos makan. Iya, hanya untuk bertemu si Jaka. Salah satu team di Evil Crew yang sudah aku bubarkan setahun lalu. Entah apa dia punya nama Gang sekarang.
"Ini A udah jadi."
"Oke siap siap."
Lalu jadilah ini. Blog ini dengan berbagai tanya ini itu. Alhamdulillah.
"Jaka kamu mau apa?"
"Eh, ini aja A... Apa ya? kopi lah sama batagor."
"Kopi mah jeung Roko meureun??"
"Ngga A. Saya mah ngga ngeroko. Ngga boleh sama Mamah."
"Haha... Oke siap Grak!"
Udah. Oraight oraight ...